Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Dan Belanja Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur Desa di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan Sumatera Utara
Dwi Fany Fransiska Dewi Butar Butar dan Zeny Permata Sari
Abstract
This study aims to determine the management of village funds and expenditures on village infrastructure development in Desa Lestari Dadi. This research was conducted because there were several damaged village infrastructure developments before its time. This research is a quantitative research. The population in this study were the people of Lestari Dadi Village, amounting to 1000 people, while the determination technique used random sampling (random sample). The data sources in this study amounted to 43 people. With the source of data in this study from primary and secondary data.Where the primary data is from observation interviews and questionnaires. Secondary data is obtained from documented data. The data analysis technique used is descriptive analysis and multiple linear regression. The results of multiple regression analysis are Y = 10.546 + 0.358X1 + 1.050X2 + e, which shows that the management of funds and village expenditures affects village infrastructure development. While the results of the test (t) or partial test show that the management of village funds has a positive and significant effect on the development of village infrastructure where it can be seen that t count is 2.109> t table 2.021 and the perception variable of village spending also affects the development of village infrastructure where it can be seen that the t value is 4.024 > t table 2,021. The result of the coefficient of determination with a correlation regression value of 0.727 means that the joint management of village funds and village expenditures in the village of Lestari Dadi has an effect on village infrastructure development which has a strong contribution to the level. Then the coefficient of determination (R2) 0.504 (50.4%) so that it can be said that 50.4% of the variation in the dependent variable, namely the management of funds and village expenditures in the model, can explain the infrastructure development variables in Lestari Dadi Village while the remaining 49.6% is influenced by other variables outside model.
References
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan
Undangundang Nomor 6 Tahun 2014.”Skripsi: Universitas Brawijaya. 2015.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai "Alokasi Dana Desa Lestari Dadi
Kecamatan Pegajahan Tahun 2019".
Dewi, I Shintia. “Analisis Pengelolaan Dana Desa Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam
Perspektif Ekonomi Islam.” Skripsi : Universitas Negeri Islam Raden Intan Lampung.
2019.
Fauzi, A Shofwan. “Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Democratic Governance
(Studi Pada Desa Sewurejo Karanganyar)”. Skripsi : Institut Agama Islam Negeri
Surakarta. 2018.
Fitri, Shalihatul. “Efektivitas Pengelolaan Anggaran Alokasi Dana Desa Terhadap Kualitas
Pembangunan Daerah Dan Otonomi Daerah Di Desa Madumulyo Kecamatan Dukun
Kabupaten Gresik”. Skripsi: Universitas Negeri Sunan Ampel.2019.
Kementerian PPN/Bappenas. Indeks Pembangunan Desa. Cetakan Pertama. 2015.
Kusuma, C Suwondo. “Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat
(Studi Kasus Pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari, Malang).”Jurnal Administrsi
Publik(JAP) Vol. 1, No 6 2012, 1203-1212.
Laporan Tahunan Pemerintahan Desa Lestari Dadi, 2019
Masihad, Abu. “Analisis Implementasi Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Alokasi Dana
Desa (ADD) Desa Marga Ayu Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal”. Skripsi :
Universitas Negeri Walisongo. 2018.
Mulyani, Sri. Buku Pintar Dana Desa. Jakarta: Direktorat Jenderal Perimbangan7Keuangan,
2017.
Nur, Dkk. “Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pembangunan Infrastruktur Desa (Studi
Kasus: Program Alokasi Dana Desa di Desa Bialo Kabupaten Bulukumba).” Jurnal
(n.d.): 1–8.
Peraturan Bupati Serdang Bedagai No 64 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Pengalokasian Dan
Pelaksanaan Serta Penetapan Alokasi Dana Desa.
Peraturan Menteri Dalam Negeri No 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Peraturan Menteri Dalam Negeri No 114 Tahun 2014 Tentang Perencanaan Pembangunan
Desa.
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik
Indonesia No 21 Tahun 2016 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Belanja Desa.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.8 Tahun 2016 Tentang Dana Desa.
Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Konseling Pengelolaan Keuangan Desa. Menteri Keuangan
Indonesia2015.
Purnamasari, Desy. “Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kecamatan Jabon
Kabupaten Sidoarjo 2015.” Skripsi: Universitas Jember. 2016.
Shuha, Khalida. “Analisis Pengelolaan Dana Desa (Study Kasus pada Desa Selingkungan
Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman).” Skripsi: Universitas Negeri
Padang. 2015.
Sofiyanto, Moh Dkk. “Pengelolaan Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan
Di Desa Banyuates Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang”. Skripsi : Universitas
Negeri Islam Malang. 2015.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D.Bandung. Penerbit Alfabeta.
Cetakan Ke 20. 2018.
Sujarwo, V. Wiranto. Akuntansi Desa Panduan Tata Kelola Keuangan Desa. Yogyakarta:
Pustaka Baru Press. 2015.
Sulastri, Nova. “Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Meningkatkan
Pembangunan Fisik Desa Lakapodo Kecamatan Watopute Kabupaten Muna.” Skripsi
(2016): 31–48.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Desa.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 38 tentang
Pertanggungjawaban ADD.
Utami, P Budi. “Analisis Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDES)
Traansparansi Dan Akuntanbilitas Di Kelurahan Gondangsari Klaten”. Skripsi: Institut
Agama Islam Surakarta. 2012.